TIPS AGUSTUS 2008

 

 
 
 

Human Interest : Riset dan komunikasi

Dalam pemotretan Human interest, Riset dan komunikasi adalah dua hal yang akan sangat mendukung keberhasilan kita dalam mendapatkan foto dengan jalinan cerita yang kuat. Terlebih jika foto kita digunakan dalam pebmuatan journal foto atau essay photo.

 

Riset

Sebuah riset sebaiknya dilakukan sebelum kita melakukan perjalanan hunting. Riset bisa dilakukan melalui media internet, buku maupun nara sumber. Gunakan acuan What, Where, Who, Why dan How untuk panduan dalam riset. Sebagai contoh kita akan memotret Ngaben di Bali, maka kita bisa mempersiapkan riset tentang Ngaben itu sendiri : Apakah Ngaben itu? Dimanakah Ngaben akan berlangsung? Siapakah yang akan di Ngaben? Kenapa / latar belakang Ngaben? Bagaimana jalannya acara ritual? dll pertanyaan.

Riset penting dilakukan karena :

1. Kita akan lebih mengetahui latar belakang subject

2. Kita akan lebih mengetahui event atau lingkungan

3. Kita sudah terbayang target foto yang akan didapat

4. Dalam memotret kita merasa menjadi "bagian/empathy" dalam lingkungan/keadaan karena kita sudah memahami kondisi lingkungan. Dengan demikian diharapkan "roh" /karakter foto akan muncul.

5. Jalinan cerita foto yang kita ambil akan lengkap dan berisi

Komunikasi :

Dalam pemotretan Human Interest, komunikasi sangatlah menentukan akan keberhasilan kita mendapatkan foto yang kuat. Komunikasi dibagi dua hal yaitu bahasa lisan dan bahasa tubuh. Kadang dari komunikasi yang sederhana akan membawa kita mendapatkan foto yang makin berbobot, karena subject akan membawa kita ke hal-hal baru yang tidak "terlihat"oleh kita. Misalkan kondisi dalam rumah, keluarganya, orang tuanya, aktivitas pekerjaanya dll.

Keuntungan dari komunikasi yang baik :

1. Mendapatkan banyak Informasi

2. Subject menjadi tidak canggung/asing

3. Suasana yang friendly

4. Tercipta ikatan/kesan yang kuat antara foto dan kenangan/hati kita

 

Komunikasi Bahasa Lisan : adalah sapaan, ngobrol / semacam interview, Canda, dll

Komunikasi Bahasa Tubuh : Senyuman, membungkukan badan, jabat tangan dll.

Sedikit Tips : Cobalah foto mereka dan tunjukan hasilnya di LCD kamera anda maka suasana keakraban akan mudah terbentuk. Hindarkan muka masam karena akan terkesan sombong dan membuat mereka sebagai "subject yang tidak diorangkan", sehingga kehadiran anda akan kurang diterima.

 

Just a little smile and Click !

 

 

 
 

 

 

 
  Back To Menu  
  Copyright @ 2008 stephanus hannie